Minggu, 01 Desember 2013

Ilmu Budaya Dasar

PENGERTIAN MANUSIA DAN KEADILAN

keadilan menurut aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manuia dan kelayakan dapat di artikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.kedua jung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah di tetapkan,maka masing - masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama.
bebicara keadilan sosial kadilan sosial terdapat dalam pancasila yg kelima berbunyi : keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. maka keadilan sosial itu adalah adamya rasa tidak egois/tdak menang sendiri dalam mencakup kebutuhan luas,kemudian keadilan sosial itu harus di tanamkan di dalam diri manusia terutama di linkungan sosial.dan dalam dokumen lainnya keadilan juga di deskripsikan oleh presiden bpk ir soekarno,di dalam pancasila dan setelah itu beliau menjelaskan bahwa prinsip itu di jelaskan sebagai prinsip."tidak ada kemiskinan di dalam indonesia merdeka,dan usul daripenjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteran dan keadilan.
kemudian bung hatta dalam uraiannya mengenai sila kelima dan beliau menulis sebagai berikut.keadilan sosial adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan indonesia yang adil dan makmur.dan selanjutnya beliau juga menjabarkan bahwa para pemimpin yang menyusun uud 45 percaya bahwa adanya keadilan sosial di dalam bidang ekonoi ialah dapat mencapai kemakmuran yg merta.


PENGERTIAN MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
            Setiap  manusia  mempunyai  pandangan  hidup.  Pandangan  hidup  itu bersifat  kodrati. Karena  itu ia menentukan masa  depan  seseorang. Untuk  itu perlu  dijelaskan  pula apa  arti pandangan hidup.  Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah  menurut  waktu  dan tempat  hidupnya.
            Dengan  demikian  pandangan  hidup  itu bukanlah  timbul  seketika  atau  dalam  waktu yang  singkat saja, melainkan  melalui  proses  waktu yang lama dan  terus menerus,  sebingga basil  pemikiran  itu dapat  diuji kenyataannya.Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia  menerima  hasil pemikiran  itu sebagai pegangan,  pedoman,  arahan,  atau petunjuk yang disebut  pandangan  hidup.
Pandangan   hidup  pada  dasarnya  mempunyai   unsur-unsur  yaitu  cita-cita,  kebajikan, usaha,  keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan  yang tidak terpisahkan.  Cita – cita  ialah apa yang diinginkan  yang mungkin  dapat  dicapai  dengan usaha  atau perjuangan.  Tujuan  yang  hendak  dicapai  ialah kebajikan,  yaitu  segala  hal  yang baik yang membuat  manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau peIjuangan  adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.  Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan  jasmani,  dan kepercayaan  kepada  Tuhan.