A. Manusia Dan Cinta
Kasih
Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih bersumber dari cinta yang
mendalam itulah kasih yang dapat diwujudkan secara nyata. Cinta memegang
peranan penting dalam kehidupan manusia. Demikian pula cinta adalah pengikat yang
kokoh antara manusia dengan. Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat
dipahami dengan mudah. Tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan
tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Di satu pihak, cinta didengungkan lewat
lagu dan organisasi perdamaian dunia, tetapi di pihak lain dalam praktek
kehidupan cinta sebagai dasar kehidupan jauh dari kenyataan
Dalam kehidupan manusia, cinta menampakkan diri dalam
berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri.
Kadang-kadang mencintai orang lain. Atau juga istri dan anaknya, hartanya, atau
Allah dan Rasulnya. Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan
keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi
cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Dia pun hendaknya menyeimbangkan
cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain, bekerja sama
dengan dan memberi bantuan kepada orang lain.
B. Manusia Dan Penderitaan
Penderitaan
merupakan realita kehidupan manusia di dunia yang tidak dapat dielakan. Orang
yang bahagia juga harus siap menghadapi tantangan hidup bila tidak yang muncul
penderitaan. Dan orang yang menghadapi cobaan yang bertubi-tubi harus
berpengharapan baik akan mendapatkan kebahagian. Karena penderitaan dapat
menjadi energi untuk bangkit berjuang mendapatkan kebahagian yang lalu maupun
yang akan datang. Akibat penderitaan yang bermacam-macam manusia dapat
mengambil hikmah dari suatu penderitaan yang dialami namun adapula akibat
penderitaan menyebabkan kegelapan dalam kehidupan.
Adapun orang yang berlarut-larut
dalam penderitaan adalah orang yang rugi karena tidak melapaskan diri dari
penderitaan dan tidak mengambil hikmak dan pelajaran yang didapat dari
penderitaan yang dialami. Penderitaan juga dapat “menular” dari seseorang
kepada orang lain. Misal empati dari sanak-saudara untuk membantu melepaskan
penderitaan. Atau sekedar simpati dari orang lain untuk mengambil pelajaran dan
perenungan.
Sumber : http://dofadroid.blogspot.com/2012/04/ibd-manusia-dan-cinta-kasih.html
http://arfanart.wordpress.com/2012/06/13/manusia-dan-penderitaan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar