Selasa, 31 Mei 2016

Tugas Softskill Bahasa Indonesia



1.      Tugas Membuat Ringkasan Buku Ekonomi

Manajemen Keuangan 1
Oleh Miswato, Eko Widodo

Bab 1  Manajer Keuangan dan Lingkungan Bisnis
Dalam menghadapi perubahan lingkungan eksternal yang mengarah adanya globalisisi ekonomi,  peran manajer keuangan saat ini dan saat yang akan datang sangat penting, yaitu sebagai tim pemain dalam usaha perusahaan secara menyeluruh untuk menciptakan nilai. Dilihat dari fungsi keputusan, manajer keuangan memiliki peran dalam tiga pokok keputusan: pemerolehan active, pembelanjaat atau pembiayaan, dan pengelolaan aktiva. Dalam menjalankan peranan nya, manajer keuagan harus menyesuaikan dengan tujuan perusahaan. Tujuan perusahaan memkasimum kan kesejahteraan para memegang saham lebih baik dari tujuan tujuan yang lainnya.
Agar manajer keuagan dapat menjalankan perannya dengan baik, ia harus mengenali lingkungan bisnis yang ada dimana perusahaan beroperasi. Lingkungan bisnis yang lebih penting diketahui adalah: bentuk bentuk perusahaan, lingkungan pajak, dan lingkungan keuangan. Dilihat dari karakteristiknya, bentuk perusahaan perseroan terbatas lebih baik dari bentuk yang lain (perseorangan dan kemitraan). Oleh karna itu, manajemen keuangan dapat menjalankan pasarnya lebih baik pada bentuk pperusahaan perseroan terbatas.
            Manajer keuangan perl mengetahui lingkungan pajak. Dengan mengetahui dan memeahaminya, manajer keuangan dapat mengetahui peluangan dan hambatan yang ditimbulkan oleh system perpajakan yang diberlakukan dalam suatu Negara. Disamping itu, lingkungan keuangan juga harus di pahami oleh manajer keuangan. Apabila perusahaan membutuhkan dana dapat mencari dana yang tersedia di pasar keunangan dengan biaya yang minimal. Sebaliknya, apabila perusahaan memiliki dana lebih atau menganggur, dana tersebut dapat diivestasikan di lembaga keungan yang ada di pasar keuangan. 

Bab 2  Nilai Waktu Uang
            Dengan adanya nilai waktu uang, uang yang diterima hari ini memberi peluang pada kita untuk mendapatkan buanga dari uang tersebut. Tingkat bunga dapat digunakan untuk menyesuaikan nilai yang lalu atau aliran uang yang akan datang. Tingkat biaya atau pendapatan bunga pada uang yang dipinjam atau dipinjamkan dapat berupa bunga sederhana atau bunga majemuk. Dalam lingkungan keuanga, bunga serderhana tidaklagi dipergunakan, tetapi apresiasi bunga sederhana membantu untuk emahaman konsep-konsep umum dari bunga majemuk (bunga berbunga). Dengan bunga majemuk tersbebut, uang yang sudah di tabung dapat di cari niali uang pada periode yang akan datang. Sementara itu nilai sekarang (present value) adalah niali sekarang (han mi) dan sejumlah uang yangakan diterima di masa yang akan datang.
            Apabila ada annuita, pencarian nilai yang akan datang atau ilia yang sekarang akan lebih mudah. Annuitas adalah serangkaian penerimaan atau pembayaran yang terjadi selama sejumlah periode tertentu. Apabila bunga majemuk dibayar setahu sekali, rumus bunga majemu dapat di modifikasi jika bunga dibayar lebih dari satu tahun. Dengan bunga majemuk dimodfikasi, perhitungan nilai yang akan datang atau nilai sekarang bunga yang dibayar atau di terima dilakukan modifikasi juga.
 
Bab 3  Penilaian Surat-Surat Berhadiah Jangka Panjang
            Konsep nilai mencakup nilai likuidasi, niali going-concern, nilai buku, nilai pasar, dan nila intrinsik. Pendekatan penilaian dalam bab ini menghitung nilai intrisik sekuritas  nilai sekarang dari aliran kas yang akan datang. Penilaian obligasi mencakup discounting aliran kasyang dijanjikan obliges. Penilaian saham preferen sama dengan penilaian saham obligasi, karna deviden saham preferen sifatnya tetap seperti halnya bunga dalam obligasi. Penilaian saham biasa juga mencakup kapitalisasi dari aliran (stream) pendapatan sekuritas, tetapi tidak ada satu metode penilaian saham biasa yang digunakan secara umum. Oleh karna itu, penilaian sekuritas saham biasa paling sulit dari yang lain. Tingkat pertumbuhan dividen yang tetap mencari nilai saham biasa lebih mudah daripada mencari nilai saham biasa yang nilai pertumbuhannya tidak tetap.
            Rate of return atau  yield dapat ditentukan dengan mengganti nilai intrinsic (V) dalam persamaan penilaian dengan harga pasar surat berharga (Pο) dan untuk menentukan rate of return yang di minta oleh pasar. Sebagai contoh rate of return yang diinginkan pasar untuk obligasi, sering disebut yield to maturity (YTM). YTM adalah rete of return yang doharapkan pada suatu obligasi yang dibeli pada harga pasarnya saat ini dapat dipegang terus sampai jatuh tempo.

Bab 4  Resiko Dan Return
            Ada trade-off antara risiko dan return pada sekuritas. Apabila risiko suatu sekuritas semakin tinggi, investor akan mengharakan return yang semakin tinggi dari sekuritas tersebut. Penilaian dan pemahaman trade-off antara risiko dan return mmbentuk landasan untuk memaksimumkan kesejahteraan pemegang saham.
            Risiko menujukkan variabilitas return yang di harapkan. Ukuran konvensional variabilitas dari nilai yang diharapkan adalah deviasi standart dan koefisien korelasi. Koefisien korelari adalah ukuran relative risiko. Deviasi standar tidak dapat menunjukan dengan baik untuk membandingkan resiko apabila ada masalah  pada ukursn skala.
            Total risiko portofolio terdiri dari 2 komponenyaitu risiko sistematis (systematic risk atau market risk atau nondivesifiable risk). Capital-asset pricing model (CAMP) menggambarkan hubungan antara risiko dan return. Dalam CAMP garis karakteristik menggambarkan hubungan antara excess expected return. Slop garis karakteristik disebut beta, yang merupakan indeks risiko  sistematis.
            Arbitrage Pricing Theory (APT) menggunakan konsep hukum suatu harga (the law of one price). Harga suatu aktiva tergantung lebih dari satu factor. Selain itu, apabila aktiva yang berkarakteristik sama dijual dengan harga yang berbeda, maka akan terdapat kesempatan untuk melakukan arbitrage dengan membeli aktiva yang berharga murah dan pada saat yang sama menjualnya dengan harga yang lebih tinggi sehingga mendapat laba tanpa risiko. Dengan adanya arbitrage akan menjamin adanya ekuilibrium berdasarkan pada risioko dan retrun. Arbitrage Pricing Theory (APT) dengan hanya satu factor disebut single market model.

Bab 5  Analisis Rasio Keuangan
            Stakeholder perusahaan mempunyai kepentingan untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan. Melalui laporan keuangan secara periodic, stakeholder mendapatkan informasi dasar tentang kondisi atau kinerja perusahaan. Stakeholder masih membutuhkan informasi lain yaitu analisis rasio-rasio keuangan perusahaan. Raosio-rasio keuangan dapat digunakan untuk mengecek kesehatan keuangan perusahaan. Analisis rasio keuangan mencakup dua pembandingan trend comparisons dan industry comparisons. Trend comparisons membandingkan risiko-risiko pada beberapa periode untuk membandingkan kondisi keuangan membaik atau memburuk.  Industry comparisons membandingkan rasio-rasio satu perusahaan dengan perusahaan-perusahaan yang sama atau dalam industry yang sama.
            Rasio ffinansial dapat diabagi dalamlima kategori: likuiditas, utang atau leverage, aktiva, dan rasio profitabilitas. Rasio likuiditas menunjukan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban-kewajiban jangka pendek. Rasio utang atau leverage digunakan untuk menilai dipendensi perusahaan pada pembelanjaan utang. Rasio aktivitas menunjukan bagaimana tingkat efisiensi perusahaan menggunakan aktiva. Rasio profitabilitas menunjukan bagaimana tingkat efektivitas operasi keseluruhan perusahaan dan profitabilitas perusahaan.

Bab 6  Analisis Dana, Analisis Aliran Kas, Dan Perencanaan Keuangan
            Analisis aliran dana memberikan informasi mengenai penggunaan dana dan bagaimana penggunaan-penggunaan tersebut dibiayai. Laporan sumber dan penggunaan dana atau laporan perubahan posisi keungan adalah suatu ringkasan perubahan posisi keungan perushaan dari satu period eke periode yang lain.
            Laporan aliran kas adalah laporan sumber dan penggunaan dana sesuai dengan keperluan pelaporan keuangan tahunan, yang melaporkan aliran kas masuk dan aliran kas keluar suatu perusahaan dalam satu periode waktu tertentu. Perubahan kas atau yang ekuivalen dengan kas digolongkan dalam tiga golongan kegiatan, yaitu kegitan operasi, investasi, dan pembelanjaan. Metode laporan aliran kas ada dua macam: metode langsung dan metode tidak langsung.
            Selain dilakukan pelaporan aliran kas, perusahaan harus membuat anggaran kas dan proyeksi laporan keuangan. Anggaran kas meliputi proyeksi penerimaan kas dan mengeluaran kas perusahaan selama periode waktu tertentu. Proyeksi laporan keuangan yang sangat berguna dalam perencanaan keuangan yang paling tidak terdiri dari proyeksi neraca dan laporan rugi laba.
 

Bab 7  Manajemen Modal Kerja
            Modal kerja terbagi menjadi dua modal kerja neto dan modal kerja bruto. Modal kerja dapat di klasifikasikan dalam dua cara yang berbeda yaitu menurut komponen atau waktu. Pertama modal kerja di klasifikasikan menurut komponen-komponen modal kerja yaitu kas, investasi jangka pendek, piutang dagang, dan sediaan. Kedua klasifikasi modal kerja dengan dasar waktu yaitu modal kerja permanen dan modal kerja temporer. Manajemen modal kerja adalah pengaturan total dan jumlah masing-masing komponen modal kerja dan pembelanjaan yang di butuhkan untuk mendukung aktiva lancar.
            Aktiva temporer apabila dibelanjai dengan pembelanjaan jangka pendek memiliki risiko – probabitas  moderat. Apabila aktiva temporer di belanjai dnegan pembelanjaan jangka panjang memiliki risiko – probabilitas rendah. Aktiva permanen (jangka panjang) apabila dibelanjai dengan aktiva jangka pendek  memiliki risiko – probabilitas tinggi. Aktiva permanen apabila dibelanjai dengan aktiva jangka panjang memiliki risiko – probabilitias moderet.
Terdapatdua masalah kunci dalam penentuan tingkat aktiva lancar yang optimal yaitu masalah likuiditas dan trade-off antara probabilitas dan risiko. Penentuan jumlah aktiva lancar yang optimal adalah mencari keseimbangan antara likuiditas yang memadai yang di inginkan perusahaan dan laba maksimal yang diinginkan perusahaan.
  
Bab 8  Manajeman Kas Dan Sekuritas Jangka Pendek
            Manajemen ka meliputi pengumpulan dan penegluaran secara efisien dan investasi kas dalam sekuritas jangka pendek. Fungsi manajemen kas adalah melakukan pengaturan kas melalui proses perencanaan dan  penganggaran kas. Gagasan umum dalam pengaturan kas adalah perusahaan akan mendapat manfaat dengan mempercepat pengumpulan kas dan dengan memperlambat pengeluaran kas.
            Metode Baumol mengunakan konsep-konsep yangmendasari model Economic Order Quantity (EOQ). Dalam metode Baumol, totalgaya memegang kas adalah sebesar biaya kesempatan karena memegang kas, ditambah dengan biaya transaksi untuk menjual sekuritas atau untuk mengadakan pinjaman baru agar mendapatkan kas. Model Miller-Orrmenentukan batas pengendalian atas, batas pengendalian bawah, dan saldo kas yang di targetkan. Model Stone mirip dengan model Miller-Orr, akan tetapi lebih memberikan perhatian pada manajemen saldo kas daripada penentuan ukuran transaksi kas yang optimal

Bab 9  Manajemen Piutan Dagang Dan Sediaan
            Selain piutang, bentuk lain yang juga digunakan untuk memberikan layanan kepada customer adalah penyedian produk. Berbagai perusahaan, baik perusahaan dagang maupun perusahaan manufaktur akan mengadajab sediaan (inventory). Sediaan sangat penting artinya untuk setiap perusahaan untuk kelancaran usahanya. Sekarang ada dua pendekatan baru dalam manajemen sediaan: just in time, total quality management. Just in time (JIT) merupakan teknik yang didapatkan dari jepang yang merupakan konsep radikal dalam produksi berdasarkan atas permintaan sesunguhnya dan permintaan material tepat waktu pada manufacturing dan perakitan yang meminimumkan sediaan atau pemborosan.
JIT adalah suatu filosogi berdasarkan continuous improvement dan penghapusan pemborosan-pemborosan disemua bidang dalam perusahaan. Konsep total quality managemet (TQM) adalah system pendekatan manajemen baru, mempunyai filosofi baru dalam  manajemen sediaan, yaitu menjalin hubungan saling menguntungkan dengan pemasok. Pemasok yang semula bertujuan dapat menjual barang dengan harga yang lebih murah, diganti dengan hubungan baru antara pemasokdan customer. Hubungan tersebut dalam memangkas biaya, sehingga produksi dapat meningkatkan kualitas produk yanglebih tinggi.

Bab 10  Pembelanjaan Jangka Pendek
            Sumber perbalanjaan jangka pendek dapat diklasifikasikan apakan merupakan pembelanjaan spontan atau bukan. Utang dagang dan accrued expenses (utang akrual) diklasifikasikan pembelanjaan spontan sebab timbul dengan sendirinya dari transaksi sehari-hari. Utang dagang terjadi dari pembelian secara kredit dari pemasok. Kredit yang diberikan oleh pemasok disebut kredit dagang, ada tiga tipe kredit dagang: open account, notes payable, trade acceptance.
            Utang jangka pendek yang diperoleh dari pasar uang diklasifikasikan sebagai pembelanjaan yang tidak spontan sebab timbul dengan tidak sendirinya, melaikan harus diatur secara formal. Perhatian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi biaya pinjaman jangaka pendek adalah penting dan perlu. Hasil dari mengetahui biaya peminjaman dana dapat digunakan untuk mengambil keputusan sebaiknya mengambil pinjaman atau tidak. Factor-faktor yang mempengaruhi biaya pinjaman adalah tingkat bunga, saldo kompensasi, dan biaya kompensasi. Disamping itu, utang yang timbul dari pembelanjaan eksternal seringkali berupa pinjaman berjamin. Piutang dan sediaan sering digunakan untuk menjamin pembelanjaan jangka pendek.
            Selain dengan cara memberikan jaminan terhadap utang jangak pendek, perusahaan dpat menggunakan factoring piutang untuk memperoleh kas. Kas yang diperoleh tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban yang segera harus dibayar.   
 
Bab 11  Metode Penilaian Penganggaran Modal
            Tahap-tahap penganggaran modal adalah menentukan biaya proyek, memperkirakan aliran kas, mengistimasi risiko, menentukan tingkat biaya modal untuk menentukan nilai sekarang aliran kas masuk dan aliran kas keluar, dan menilai layak tidaknya usulan proyek. Dalam melakukan penilaian suatu usulan proyek dikenal ada metode-metode penilaian investasi yaitu discounted payback periode, average rate of return, net present value, internal rate  of return, modified rate of return, profitability index.
            Pada sebuah usulan proyek investasi, metode NPV dan IRR akan selalu memberikan rekomendasi yang sama untuk menerima  atau menolak usulan proyek investasi tersebut. Jika ada beberapa usislan invetasi bersifat mutually exclusive, kadangkala menjumpai adanya rekomendasi yang tidak sama antara NPV dan IRR. Metode MIRR adalah metode yang memodifikasi IRR. MIRR adalah discount rate yang menyebabkan present value pengeluaran  kas sama dengan nilai akhir kasyang akan terjadi (terminal value) yang dihasilkan oleh suatu proyek investasi.

Bab 12  Analisis Aliran Kas Proyek
            Dalam melakukan analisis sering menghadapi kesulitan untuk meramal secara tepat aliran kas yang akan terjadi dari suatu proyek. Oleh karna itu, kita harus hati-hat dan cermat, sehingga kesalahan fatal dalam meramal dapat dihindari. Aliran kas dalam proyek dapat didefinisikan sebagai selisis atau perbedaan antara aliran kas untuk setiap periode pada perusahaan dengan ada proyek proyek dan dengan tidak ada proyek. Berdasarkan waktu, aliran kas dari berbagai macam proyek dapat diklasifikasikan dalam tiga macam aliran kas: aliran kas keluar mula-mula, tambahan aliran kas neto setelah aliran kas keluar dan sebelum aliran kas periode terakhir, dan tambahan aliran kas neto perode terakhir.
            Beberapa proyek memiliki istimasi NPV tinggi dan beberapa yang beberapa memiliki istimasi yang rendah, yang disebebkan karna bias dalam mengistimasi aliran kas. Oleh karan itu, manajer harus memperhatikan kebiasaan dalam mengitimasi sehingga dapat mengantisipasi adanya kebiasaan tersebut.
            Dalam penganalisisan aliran kas proyek menjumpai adanya pemilian proyek dengan usia yang berbeda, manajer perlu melakukan pemyesuaian agar perbandingan atas proyek-proyek dapat dilakukan. Ada dua prosedur yang dapet dilakukan, yaitu: replacement chain (common life) approach, equivalent annual annuity approach. Masalah yang lain yang timbul dalam analisis aliran kas proyeksi adalah adanaya manajerial option dan inflansi.
 
Bab 13  Resiko Dalam Penganggaran Modal
            Resiko adalah anailis penting dalam semua keputusan pembelanjaan, khususnya yang berkaitan dengan penganggaran perusahaan. Proyek investasi dalam perusahaan mempunyai berbagai mavam resiko, dan esensinya bahwa keputusan pengangguran modal melibatkan analisis resiko.
            Ada tiga macam resiko yang berkaitan dengan proyek, yaitu: resiko berdiri sendiri (stand-alone risk), resiko dalam perusahaan atau resiko korporasi (within firm atau corporate risk), risiko pasar (beta risk). Risiko berdiri sendiri menunjukan variabilitas aliran kas pada proyek. Metode yang digunakan untuk mengukur risiko ada empat: analisis sensitivitas, analisis scenario, simulasi Monte-Carlo, dan analisis pohon keputusan. Risiko risiko korporasi di kenal yang paling relevan untuk manajer, karyawan, kreditor dan supplier, sedangakan risiko pasar dinkenal yang paling relevan untuk pemegang saham. Risiko pasar (systematic risk) adalah risiko yang terjadi akibat pengaruh pasar secara keseluruhan misalnya, perubahan perekonomian secara umum, pengaruh kebijakan fiscal dan moneter, inflasi, dan perubahan situasi pasar minyak.
 


1.      Membuat Abstrak

ABSTRAKSI

Sasikarani, 18213288
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN ONLINE SHHOPING ELEVENIA

PI, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2016

Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen, Online Shopping Elevenia

(xiii + 63 + lampiran)
Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor utama dari 5 dimensi kepuasan konsumen mana kah yang paling mempengaruhi dan mengetahui apakah kualitas layanan berdampak pada kepuasan konsumen. Responden merupakan konsumen Online Shopping Elevenia yang berjumlah 100 responden
Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif rentang sekala, simpang kuartil dan metode chi kuadrat. Hasil dari penelitian ini dengan simpang kuartil di dapat factor tertinggi yang mempengaruhi pelayanan adalah assurance dan dengan metode chi square diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen online shopping Elevenia.


Daftar Pustaka (1994-2012)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar